Menemui Cinta


Sigit emwe

pada jalan-jalan lukisan-tradisi-kamasan

yang disejarahkan waktu

aku mencari cinta pada setiap detiknya

dari bawah jembatan

hingga lorong-lorong pengap

“ada senyuman terpahat pada daun-daun

yang menjadi alas kehidupan”

pada jalan-jalan

yang disejarahkan waktu

kita mencoba terlelap

berselimutkan dekapan-dekapan malam

kemudian setelah pagi kembali hadir

ada setumpuk cinta yang pernah mereka temui

dalam hati yang suci

“kupu – kupu masih mencium wangi bunga”

Purbalingga, “Bilik Lentera” November 2006


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: